Showing posts with label RKS. Show all posts
Showing posts with label RKS. Show all posts

Friday, September 11, 2015

RKS Skripsi 2 : MENGOPTIMALKAN MASTER PRODUCTION SCHEDULE (MPS) DAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING I (MRP I) E-RSPU P/N 5903 MELALUI PERHITUNGAN ROUGH CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) (Studi Kasus Pada PT Selamat Sempurna Tbk.) karya Endah Worowardani, Teknik Industri Mercubuana 41609010025, 2013

http://www.atep-afia.net/2015/09/tugas-01-ttki-reguler-rsk-skripsi.html


Judul :
MENGOPTIMALKAN MASTER PRODUCTION SCHEDULE (MPS) DAN  MATERIAL REQUIREMENT PLANNING I (MRP I) E-RSPU P/N 5903 MELALUI PERHITUNGAN ROUGH CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) (Studi Kasus Pada PT Selamat Sempurna Tbk.) karya Endah Worowardani, Teknik Industri Mercubuana 41609010025, 2013

Ringkasan :
PT Selamat Sempurna Tbk. merupakan perusahaan yang berperan sebagai produsen dan distributor komponen otomotif berskala global. Salah satu produk unggulan yang dihasilkan adalah air filter tipe E-RSPU P/N 5903 yang menempati rangking pertama dalam Fast Moving Production Rangking. Pada bulan September 2012 Perusahaan ini mengalami perbedaan antara jumlah produksi yang dihasilkan dengan jumlah permintaan yang harus dipenuhi. Hal ini terjadi pada periode bulan Oktober dan November 2012. Dengan selisih permintaan sebesar 684 unit.

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan Master Production Planning dan Material Requirement Planning E-RSPU P/N 5903 dengan cara menganalisa kapasitas produksi line produksi Feng-Cheng dengan metode Rough Cut Capacity Planning (RCPP).

Data primer penelitian ini diambil langsung melalui kegiatan pengamatan langsung atas waktu kerja masing – masing proses produksi. Data sekunder diperoleh dengan menghimpun keterangan dari arsip atau file perusahaan tersebut.

Berdasarkan hasil pengolahan data dengan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP), ditemukan bahwa pada stasiun kerja satu, dua, dan dua belas pada bulan – bulan tertentu mengalami kendala dalam pemenuhan kebutuhan produksi. Salah satu alternatif penyelesaian yang dapat mengatasi kendala yang terjadi adalah dengan melakukan penambahan jam kerja dan kombinasi dengan melakukan re-adjustment dan kemudian melakukan penambahan jam kerja pada stasiun yang masih kekurangan jam kerja setelah dilakukan re-adjustment.


Dengan melakukan perhitungan Rough Cut Capacity Planning (RCCP) diharapkan dapat mengoptimalkan Master Production Planning (MPS) dan Material Requirement Planning I (MRP I) E-RSPU P/N 5903 yang telah disusun.

Kritik :
Tidak ada kritik mengenai penulisan, hanya saja di skripsi tidak ada tinjauan pustaka tentang istilah – istilah yang tidak umum .


Saran :
Seharusnya hasil data yang didapat dibandingkan dengan data yang diperoleh dari perusahaan lain atau data yang sudah valid sebelumnya. Dan juga seharusnya ada faktor biaya yang harus diperhitungkan pula.

RKS Skripsi 1 : Analisis Leadership Behaviors Terhadap Value Chain dengan menggunakan metode Hipotesa di PT. XYZ karya Dewi Puspitasari, Teknik Industri Mercubuana 41611110051, 2015

http://www.atep-afia.net/2015/09/tugas-01-ttki-reguler-rsk-skripsi.html


Judul : 
Analisis Leadership Behaviors Terhadap Value Chain dengan menggunakan metode Hipotesa di PT. XYZ karya Dewi Puspitasari, Teknik Industri Mercubuana 41611110051, 2015

Ringkasan :
Skripsi ini berisi tentang pengujian pengaruh leadership behaviors terhadap value chain pada industri manufaktur. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana pengaruh leadership behaviors yaitu transformasional, transaksional dan pasif terhadap value chain pada industri manufaktur. Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ-5X) adalah instrumen yang digunakan untuk menilai leadership behaviors sebagai transformasional, transaksional dan pasif. 

Dalam penelitian ini leadership didefinisikan sebagai perilaku seseorang leader untuk mempengaruhi orang lain dengan cara transformasional, transaksional dan pasif didalam industri manufaktur. Value chain adalah rantai nilai yang digunakan untuk mengetahui proses internal dalam industri manufaktur. Value chain tidak diukur secara langsung, tetapi berdasarkan persepsi leaders terhadap value chain.

Metode analisis dan pengujian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh leadership behaviors terhadap value chain adalah analisis korelasi, regresi dan hipotesis. Dari analisis dan pengujian dihasilkan leadership behaviors : transformasional dan transaksional memiliki pengaruh positif yang berarti terhadap aktivitas value chain pada industri manufaktur. Sedangkan leadership behaviors pasif memiliki pengaruh negatif yang berarti terhadap terhadap aktifitas value chain pada industri manufaktur. Secara keseluruhan ternyata leadership behaviors : transformasional, transaksional dan pasif memiliki pengaruh positif yang berarti terhadap aktivitas value chain pada industri manufaktur. Hasil ini konsisten dengan hipotesis yang diperkirakan.

Kritik :
Tidak ada kritik mengenai penulisan, hanya saja dalam skripsi harusnya disertai gambar dan tampilan data dibuat lebih menarik. 

Saran :
Seharusnya dibuat perbandingan hasil data yang diperoleh pada PT XYZ dengan yang ada di PT lain. Dan kalau bisa lebih dari satu pembanding. Agar hasil lebih mewakilkan pengaruh leadership behaviors di industri manufaktur.